Master Data Management (MDM), menurut Gartner, adalah “disiplin berbasis teknologi tempat bisnis dan IT bekerja sama untuk memastikan keseragaman, akurasi, penatalayanan, konsistensi semantik, and akuntabilitas dari aset master data bersama yang resmi milik perusahaan. Master data adalah sekumpulan pengidentifikasi dan atribut tambahan yang konsisten dan seragam yang mendeskripsikan entitas inti perusahaan, termasuk pelanggan, prospek, warga, pemasok, situs, hierarki, dan bagan akun.”
Secara tradisional, organisasi menerapkan solusi MDM secara on-premises, yaitu memasang dan memeliharanya di server dan infrastruktur mereka sendiri. Namun, dengan hadirnya cloud computing, muncul opsi baru: Cloud MDM.
Blog ini mengupas ‘Apa, Mengapa, dan Bagaimana’ dari Cloud MDM, dengan menekankan keunggulannya dibandingkan pendekatan konvensional.
Apa itu Cloud MDM?
Solusi Cloud MDM menghosting dan memberikan layanan melalui internet alih-alih di lingkungan on-premises. Desain Master Data Management berbasis cloud bertujuan untuk membangun platform terpusat untuk manajemen data, memberdayakan organisasi untuk mencapai tingkat konsistensi, akurasi, dan kelengkapan data yang lebih tinggi. Cloud MDM adalah salah satu dari 5 tren MDM teratas di dunia digital saat ini.
Cloud MDM menawarkan beberapa keuntungan dibandingkan MDM on-premises tradisional, seperti
Biaya lebih rendah: Cloud MDM mengeliminasi kebutuhan pengeluaran modal di awal untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan pemeliharaan. Cloud MDM juga menawarkan model penetapan harga yang fleksibel, seperti pay-as-you-go atau pay-per-use, yang dapat mengurangi total cost of ownership.
Penyebaran lebih cepat: Solusi ini dapat diterapkan lebih cepat daripada sistem on-premises tradisional. Solusi ini dilengkapi dengan templat, konektor, and integrasi pra-bangun yang dapat mempercepat proses implementasi.
Pengelolaan lebih mudah: Solusi ini menyederhanakan administrasi dan pemeliharaan, dengan penyedia cloud yang menangani pembaruan, patch, pencadangan (backup), dan keamanan. Solusi ini juga menawarkan kapabilitas self-service, yang dapat memberdayakan pengguna bisnis untuk mengakses dan mengelola data mereka.
Agilitas yang lebih tinggi: Memungkinkan perubahan dan peningkatan yang lebih cepat tanpa downtime, Cloud MDM mendukung skalabilitas dan elastisitas, serta beradaptasi dengan volume data yang dinamis dan kebutuhan organisasi.
Apa perbedaan Cloud MDM dengan MDM On-Premises Tradisional?
Meskipun Cloud MDM dan MDM on-premises tradisional memiliki tujuan yang sama yaitu menghasilkan data yang berkualitas tinggi dan konsisten, keduanya memiliki beberapa perbedaan, seperti:
Arsitektur: Cloud MDM menggunakan arsitektur multi-tenant, sedangkan on-premises MDM mengandalkan arsitektur single-tenant, sehingga meningkatkan biaya.
Penyimpanan data: Solusi ini menyimpan data di cloud, membuatnya dapat diakses dari mana saja, sedangkan MDM on-premises membatasi akses data ke jaringan organisasi.
Integrasi data: Mendukung integrasi dari berbagai sumber, termasuk aplikasi cloud, layanan web, media sosial, dan perangkat seluler. MDM tradisional terutama mengintegrasikan data dari sumber internal seperti database, ERP, CRM, dan sistem BI.
Keamanan data: Bergantung pada langkah-langkah keamanan penyedia cloud, sementara MDM on-premises bergantung pada langkah-langkah keamanan organisasi.
Fitur Utama Cloud MDM
Solusi Cloud MDM menawarkan berbagai fitur dan fungsionalitas untuk mendukung MDM yang efektif dan efisien, seperti:
Sentralisasi Data: Berfungsi sebagai pusat terpadu untuk menampung seluruh data master, mengonsolidasikan detail yang berkaitan dengan pelanggan, produk, pemasok, dan berbagai entitas lainnya ke dalam satu repositori tunggal. Sistem ini menghilangkan silo data dan menyediakan akses universal terhadap data yang konsisten dan mutakhir di seluruh organisasi.
Penggabungan data: Memungkinkan konsolidasi dan rekonsiliasi catatan data dari berbagai sumber ke dalam satu bentuk tunggal yang terstandarisasi (golden form), yang merepresentasikan versi entitas yang paling akurat dan lengkap.
Kapabilitas Integrasi: Integrasi yang mulus dengan berbagai layanan berbasis cloud dan sistem enterprise. Memastikan aksesibilitas di mana pun diperlukan, interoperabilitas ini meningkatkan utilitas keseluruhan dari master data.
Tata kelola data: Memungkinkan penetapan dan penegakan kebijakan, peran, dan alur kerja yang mengatur siklus hidup data, seperti pembuatan, modifikasi, penghapusan, dan distribusi.
Keamanan Berbasis Cloud: Memasukkan protokol keamanan yang ketat, termasuk enkripsi, prosedur cadangan data, serta kepatuhan terhadap standar dan regulasi industri. Hal ini melindungi data dari potensi ancaman dan pelanggaran.
Kesimpulan
Saat kita mengakhiri eksplorasi kita, menjadi jelas bahwa Cloud MDM bukan hanya pendekatan modern untuk manajemen data, tetapi juga merupakan keunggulan strategis. Keunggulan yang ditawarkannya, ditambah dengan fitur-fiturnya yang khas, memposisikan Cloud MDM sebagai kekuatan transformatif dalam lanskap Master Data Management yang dinamis.
Artha Solutions adalah Penyedia Layanan Implementasi Cloud MDM yang Terpercaya
Dengan keahlian selama satu dekade, Artha Solutions adalah penyedia perintis solusi cloud Master Data Management (MDM) yang disesuaikan. Pendekatan yang berpusat pada klien, ditambah dengan beragam tim profesional bersertifikat, memastikan presisi dalam mengatasi tujuan organisasi yang unik. Artha Solutions melangkah lebih jauh dari sekadar memberikan solusi; kami menjalin kemitraan transformatif untuk kesuksesan cloud-based MDM yang optimal.